Artikel
Lembur Hingga Malam, Satgas TMMD 127 Kodim 0624/Kab. Bandung dan Warga Cipelah Cor Jalan Sepanjang 90 Meter
RANCABALI, BANDUNG – Semangat membangun desa tak mengenal waktu. Di bawah temaram lampu dan udara dingin khas pegunungan, anggota Satgas TMMD Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung bersama masyarakat Desa Cipelah bahu-membahu melaksanakan pengecoran jalan pada Kamis malam (12/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB ini berfokus pada pengerjaan jalan di Kampung Babakan Simpang Gunung Leutik. Meski dilakukan hingga larut malam, sinergi antara prajurit TNI dan warga tidak luntur. Hasilnya, pada pengerjaan malam tersebut, tim berhasil menuntaskan pengecoran sepanjang kurang lebih 90 meter, bergerak dari titik 1.200 meter menuju arah 1.100 meter.
Kejar Target 1.500 Meter
Aksi "lembur" ini bukan tanpa alasan. Satgas TMMD dan masyarakat berkomitmen mempercepat pencapaian sasaran fisik pengecoran jalan dengan total target sepanjang 1.500 meter. Strategi bekerja siang dan malam diambil guna memastikan infrastruktur ini dapat segera dinikmati oleh warga Desa Cipelah untuk mendukung mobilitas dan ekonomi lokal.
"Pekerjaan dilakukan dengan penuh semangat. Kehadiran masyarakat yang terjun langsung membantu kami menjadi energi tambahan untuk menyelesaikan target tepat waktu," ujar salah satu anggota Satgas di lokasi.
Membangun dari Desa
Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah dan TNI dalam mengakselerasi pembangunan di wilayah pelosok. Pada tahun 2026 ini, TMMD Ke-127 mengusung tema yang mendalam:
"TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa."
Melalui program ini, diharapkan akses jalan yang lebih baik di Desa Cipelah tidak hanya mempermudah transportasi, tetapi juga menjadi simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun fondasi kemajuan bangsa dari tingkat desa.